PHP Dasar untuk Pemula

Jika anda pernah terpikirkan bagaimana sebuah website dibuat dimana kita bisa berinteraksi didalamnya, mungkin saja website tersebut dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP. Menurut survey yang dilakukan oleh W3Tech, sebanyak 79% website diseluruh dunia menggunakan PHP.

Artikel ini telah disusun sebagai PHP dasar untuk pemula, sangat cocok untuk anda yang baru mulai belajar bahasa pemrograman. Dengan pemahaman dasar yang baik diharapkan anda dapat menguasai lebih cepat.

Pengertian PHP

Kepanjangan PHP adalah PHP: Hypertext Preprocessor yang merupakan salah satu dari bahasa pemrograman (skrip) populer didunia. Kita dapat membuat sebuah website yang dinamis, otomatisasi suatu proses data, bahkan membuat sebuah CMS (Content Management System). Contoh CMS yang terkenal adalah Laravel dan CodeIgniter.

Skrip PHP pada awalnya dikhususkan untuk pengembangan web dan dijalankan disisi server-side. Oleh karena itu apabila kita membuka web yang dibangun dengan PHP via browser, maka kita tidak akan dapat melihat kode sumber aslinya. Hal ini berbeda dengan JavaScript yang dijalankan di client-side, alias oleh browser kita, sehingga dapat terlihat kode sumbernya.

Sejarah PHP

PHP dirancang dan dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995 dengan nama asli Personal Home Page (Situs Personal). Pertama kali keluar, PHP hanyalah sekumpulan skrip yang dipakai sebagai pengolah data formulir dari web (Form Interpreted / FI).

Setelah dirilis dengan lisensi Open Source (Sumber Terbuka) maka memungkinkan setiap orang untuk dapat mengembangkan bersama dan mempercepat perilisan versi baru. Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0 dalam program C sebagai interpreternya dan beberapa modul ekstensi untuk menambah kemampuan skrip.

Pada tahun yang sama, perusahaan IT bernama Zend menulis ulang interpreternya dengan lebih baik, bersih, dan cepat. Hingga pada Juni 1998 resmi dirilis versi baru dengan kode PHP 3.0 dan singkatan PHP berubah menjadi PHP: Hypertext Preprocessing.

PHP 4.0 resmi dirilis oleh Zend pada pertengahan tahun 1999. Pada versi inilah PHP mulai banyak digunakan oleh web besar didunia karena kemudahan, kecepatan, dan kestabilan dalam penggunaannya.

Interpreter PHP mengalami perubahan besar lagi pada versi PHP 5.0 yang dirilis pada Juni 2004. Pada versi ini pula mulai dikenalkan konsep Object-Orientend Programming (OOP). Pada rilis minor yaitu PHP 5.4, disertakan server web bawaan untuk mempermudah pengembang menjalankan langsung skripnya, tanpa harus menginstal web server seperti Apache ataupun Nginx.

Hingga saat artikel ini dibuat, PHP telah berkembang jauh lebih cepat dan lebih baik. Versi stabil terakhir adalah PHP 7.3.6 dan tersedia untuk berbagai platform sistem operasi.

Sintak Dasar PHP

Pembatas pada PHP

Skrip PHP haruslah di awali dengan <?php ataupun <? hanya bila anda mengaktifkan opsi short_open_tag=On. Untuk akhiran ?> bersifat opsional, artinya apabila skrip anda berisi kode PHP sepenuhnya, maka tidak perlu ditutup, tapi apabila merupakan campuran dengan HTML, maka perlu ditutup sebagai batas kode PHP dengan HTML.

Variabel pada PHP

Deklarasi variabel diawali dengan simbol dolar $. Penamaan variable lazimnya menggunakan camelCase atau bisa juga dengan snake_case dan bersifat case sensitive. Karakter yang diijinkan adalah angka, huruf, dan garis bawah (underscore). Misalnya $myName ataupun $my_name.

Komentar pada PHP

Terdapat 3 cara untuk menaruh komentar pada kode yaitu blok /* */, 2 baris //, dan tanda pagar #. Biasanya digunakan untuk memberikan catatan pada bagian kode tertentu, atau bisa juga untuk pengecualian baris kode agar tidak dieksekusi oleh interpreter PHP.

Fungsi pada PHP

PHP telah menyediakan berbagai macam fungsi bawaan ataupun anda dapat menambahkannya dengan memasang ekstensi tambahan. Contoh fungsi bawaan adalah file_get_contens, array_map, dan mysqli_connect. Sedangkan fungsi dari ekstensi tambahan misalnya zip_open, dimana anda harus menginstall module PHP ZIP terlebih dahulu yang memungkinkan kita untuk mengolah file .zip.

Contoh Koding PHP

PHP sederhana menampilkan teks

Berikut adalah contoh skrip untuk menampilkan teks di browser.

<?php echo 'Halo Om Koding; ?>

PHP cek bilangan ganjil atau genap

Contoh kali ini akan sedikit lebih rumit karena kita akan membuat satu kustom fungsi yang akan menentukan suatu angka adalah bilangan ganjil atau genap.

<?php

 function check_number($number) {
     if ($number % 2 == 0) {
         return 'GENAP';
     }

     return 'GANJIL';
 }

 echo check_number(13); // Hasilnya "GANJIL"
 echo check_number(14); // Hasilnya "GENAP"

Kelebihan PHP

  1. Untuk menjalankan PHP tidak diperlukan proses kompilasi terlebih dahulu.
  2. PHP bisa dijalankan oleh berbagai sistem operasi dengan mudah.
  3. Banyaknya sumber yang tersedia untuk tempat belajar dan bertanya.
  4. Open Source sehingga memiliki proses pengembangan yang cepat.
  5. Mendukung functional dan OOP.
  6. Proses debugging lebih mudah dengan Xdebug.
  7. Cenderung mudah dipahami.

Kekurangan PHP

  1. Tidak adanya proses kompilasi ternyata juga menjadi kelemahan PHP, karena source code bisa dibaca kecuali di enskripsi misalnya dengan Ioncube.
  2. Proses interpretasi lebih memakan waktu, tapi bisa diatasi dengan penggunaan Opcode cache.
  3. Dukungan untuk proses multi threading belum optimal.
  4. Paradigma bahwa PHP bukan untuk level enterprise dikarena kode sumber yang bersifat terbuka.
  5. Bersifat synchronous, artinya proses di jalankan secara berurutan dari atas sehingga bisa terjadi blocking bila kode sebelumnya belum selesai dijalankan.

Instalasi PHP pada Ubuntu / Linux (Multi Version)

Bawaan standar Ubuntu 18.04 telah menyertakan PHP 7.2 yang dapat langsung diinstal dengan cara menjalankan perintah.

sudo apt install php php-fpm

Sedangkan bila anda ingin instal multi version PHP, maka kita harus menggunakan PPA atau kustom repositori.

sudo apt install python-software-properties
sudo add-apt-repository ppa:ondrej/php

sudo apt update

sudo apt install php5.6 php5.6-fpm
sudo apt install php7.2 php7.2-fpm
sudo apt install php7.3 php7.3-fpm

Instalasi PHP pada Windows Dengan XAMPP

Unduh XAMPP dari laman https://www.apachefriends.org/index.html, pilih for Windows (saat artikel ditulis, versi terakhir adalah 7.3.6). Double click pada file exe. Pada kotak dialog yang muncul, ikuti perintah yang ada hingga proses instalasi selesai.

Secara default, instalasi terdapat pada folder C:\xampp.

Pastikan untuk klik Allow Access pada dialog Windows Security Alert yang memperbolehkan Apache HTTP Server untuk melewati Windows Firewall.

Setelah proses selesai, XAMPP Control Panel akan muncul dan klik start untuk module Apache. Sekarang anda bisa mengakses localhost via browser anda.

Instalasi PHP pada Windows Dengan WampServer

Sebelumnya anda harus menginstal Visual C++ Redistributable yang dapat diunduh dari laman https://www.microsoft.com/en-us/download/details.aspx?id=30679

Unduh WampServer dari laman http://www.wampserver.com/en/. Pastikan pilih 64 bit atau 32 bit sesuai dengan laptop / komputer anda. Apabila link diatas tidak dapat diakses, anda juga dapat mengunduhnya dari laman https://sourceforge.net/projects/wampserver/.

Double click pada file exe. Pada dialog yang muncul, klik tombol next hingga proses selesai. Secara default, instalasi terdapat pada folder C:\wamp64.

Setelah proses selesai, akan muncul icon WampServer di desktop. Untuk menyalakan, silahkan double click icon tersebut, maka akan muncul icon di pojok kanan bawah (taskbar) berwarna merah. Tunggu hingga icon tersebut berwarna hijau yang artinya localhost sudah bisa diakses via browser.

Bonus!

  1. Tes dan jalankan skrip secara online via browser dengan dukungan multi version PHP (https://3v4l.org)
  2. Tutorial berbasis video yang mudah diikuti juga tersedia forum tanya jawab (https://laracasts.com)
  3. Group PHP Indonesia (https://www.facebook.com/groups/35688476100/)
  4. PHP Framework populer (https://laravel.com)
  5. Mini PHP Framework populer (http://www.slimframework.com/)
  6. Awesome PHP. Kumpulan contoh koding PHP, artikel, dan video berguna (https://github.com/ziadoz/awesome-php)

Referensi:
w3techs.com/technologies/details/pl-php/all/all
id.wikipedia.org/wiki/PHP
alan.co.id/pengertian-dan-fungsi-pemrograman-php/
www.php.net/downloads.php
www.quora.com/What-are-the-pros-and-cons-of-using-PHP